
Raffi lagi selonjoran di rumah mbahti Tegalsari Jl. Jomblang Barat 670 Semarang.
Senin, April 06, 2009
Jumat, Maret 27, 2009
RAFFI USIA 4 BULAN
Rafi sekarang sudah 4 bulan lebih 2 hari. Panjangnya sudah lebih dari 60 cm, Dia masih minum susu vitalac 1 sejak lahir. Kini beratnya 9.5 kg saat 3 hari yang lalu ditimbah oleh Ibu Bidan Sri di daerah dekat RS Elisabeth. Dia memperoleh imunisasi Hepatitis B3 dan polio 2 , BCG disana. Sedangkan DPAT 1 di RS. Bhakti Ibu, dan untuk Hepatitis B1 di RS Roemani, Hepatitis B2 dan polio 2 di Prof . dr. Soemantri.
Diposting oleh
titin
di
07.58
0
komentar
LIBURKU
Jadwal rosterku kemaren aku mendapat jatah libur tgl 23 sd 26 Maret 2009. Aku sibuk dengan anakku dan aktivitasku di rumah. Pagi hari mencuci baju, masak, bersih2 rumah dan kemudian merawat anakku. Sementara bude mengurusi nenek. Aku sempet takut karena nenekku sakit dan suamiku juga kemaren. Syukurlah setelah membeli obat dari apotek, sakit suamiku sembuh. Dia bisa membantuku mengurusi anakku karena aku sampai tidak bisa mandi, makan dan sholat, karena budeku sibuk wara wiri ngurusi nenekku yang sudah tua dan entahlah.
Diposting oleh
titin
di
07.54
0
komentar
Jumat, Maret 20, 2009
PROSES OPERASI CAESAR
Pengen tau tentang Caesar. Kamu pernah mengalaminya ?
Setelah pembukaan ke – 4 dan belum tambah lagi,(aku sudah merasakan sakit) dokter menyarankan aku untuk memilih menunggu atau Caesar. Aku khawatir dengan bayiku, karena aku merasa air ketubanku sudah merembes, berdasarkan informasi jika air ketuban sudah keluar harus waspada, jika kering akan berakibat fatal bagi bayi.
Akhirnya aku terpaksa memilih yang ke – 2 yaitu operasi Caesar.
Aku harus puasa saat itu juga, tidak boleh makan dan minum. Perawat dari Rumah Sakit Roemani, memberiku infuse. Mungkin untuk anastesi, penghilang rasa sakit yang dimasukkan lewat infuse, setelah itu aku diminta menunggu 1 -2 jam untuk operasi, sementara itu bajuku dibuka dan diganti dengan baju operasi dan aku tidak boleh memakai perhiasan, kacamata, atau yang lainnya, Cuma baju operasi saja.
Jam 10.30 operasi dimulai, sebelumnya infuse nya disuntik dengan obat bius, aku diminta untuk tidur miring dan kaki diposisikan ditekuk ke atas. Kemudian dokter memberiku suntikan dibagian tulang belakang. Katanya suntikannya gede banget. Aku kesakitan, rasanya gak keruan, sudah sakit pembukaan bayi di bagian vagina, masih tambah sakit karena disuntik sana sini.
Setelah beberapa menit kemudian operasipun dimulai, awalnya aku dibius local, aku melihat dan merasakan perutku dipegang dan disayat, kakiku naik ke atas karena terkejut, aku ketakutan, mungkin karena itu dokter memberiku bius total. Bahkan anakku lahir pun aku tidak tahu, tiba- tiba suamiku dan dokter membangunkanku “ Mah, Akbar sudah lahir, sehat, cakep dan lucu. “ kata suamiku. Aku samar-samar mendengarnya karena aku masih belum sadar benar. Bius di tubuhku belum hilang, kakiku masih terasa tebal tidak berasa sama sekali. Aku pun merasakan tubuhku dipindah tempat tidur, dari tempat tidur dorong ke ruang kelas 2B kalau gak salah ruang khodijah, khusus untuk ibu melahirkan baik normal ataupun Caesar. Ruangan tersebut terdiri dari 6 tempat tidur. Tapi aku beruntung karena hanya ada 2 orang yang menempati ruangan tersebut, Cuma aku dan satu orang lagi, sedangkan pasien selanjutnya cuma sebentar saja di situ karena melahirkan normal, Cuma 3 hari, sedangkan aku menunggu sampai aku bisa jalan, selama 1 minggu di Rumah sakit. Aku juga membeli obat yang dapat mempercepat operasi kering, yaitu ramuan China (Pianghong) Rp. 400.000 Cuma 6 butir. Bener-bener sakit, aku tidak bisa jalan meskipun 4 hari sudah bisa pulang. Akhirnya 7 hari di Rumah Sakit. Sedangkan anakku di ruang bayi. Aku juga sempet mau pingsan waktu mandi, semuanya terlihat gelap, aku rasanya sesak napas dan tidak bisa bernafas, aku teriak – teriak, sekujur tubuhku terasa lemah, waktu itu hari ke – 2 setelah operasi, aku berusaha berjalan dan mandi sendiri. Perawat memberiku kursi roda dan suamiku memberiku air putih. Agak mendingan.
Ternyata jahitanku panjang sekali, kayaknya tidak dengan dijahit tapi dilem, kurang lebih 15 cm.
Diposting oleh
titin
di
11.10
1 komentar
Rabu, Maret 18, 2009
Tunggu ya
Aku pengen nambahin foto ttg my son. Tapi nanti tunggu ya. Sebentar lagi aku kan libur mungkin aku punya waktu untuk masukkan ke sini. Oke tunggu. Anakku sudah jauh lebih besar daripada foto sebelumnya.
Diposting oleh
titin
di
06.54
0
komentar
Senin, Februari 16, 2009
Tuhan kumohon
Ya Tuhan, berikan petunjukMu....dalam kumelangkah. Aku hanya punya Engkau yang selalu tau isi hatiku. Mungkin ada hikmah dalam perubahan hidup ini, dan dengan kegagalan yang selalu aku temui. Tapi Tuhan aku mohon satu kali ini agar aku berhasil melangkah dalam karir yang sengaja aku tempuh. Bukan disini, Tuhan......dengarlah suaraku, demi anakku dan suami dan keluargaku.............
Diposting oleh
titin
di
06.44
0
komentar
Kamis, Februari 12, 2009
Senin, Oktober 20, 2008
USG
Anakku yang ke-2 sudah di USG, dia sudah 8 bulan lebih. Dia sebentar lagi. Semoga Alloh memberikan kesehatan yang luarbiasa buat dia, tanpa kurang suatu apapun, dan menjadi anak yang soleh.
Suamiku seneng banget ketika melihat di USG anaknya cowok. Dia sampai berangan - angan kelak jika sudah gede, dia mau diajak main. Nonton bola.
Semoga semua berjalan dengan lancar. AMIEN.
Diposting oleh
titin
di
16.28
0
komentar
Kamis, September 18, 2008
LAMA TAK CURHAT DI SINI
Kini aku sudah punya kulkas (alhamdullillah), dan kompor gas meskipun dikasih ibu mertua, yah mungkin akan diganti uang, gak gratis.
ALhamdullillah juga hamilku sudha 7 bulan, semoga anakku sehat dan baik2 saja.
Nenekku kembali berulah, dia menuduh tetanggaku maling piring. Aduh nenek..........Sampai2 saking jengkelnya bude melempar sandal ke depan dia, terlalu banget sih, didepan orang banyak dan didepan orangnya nenek sampai bilang begitu padahal piring itu mungkin pecah. Aku kadang sampai pusing dibuatnya.
Diposting oleh
titin
di
17.01
0
komentar
Jumat, Agustus 08, 2008
HAI................
Hari ini aku sengaja lebih telat dari temen2 keluar dari kantor. Aku mau blog karena sudah lama aku tidak ngeblog. Sekedar curhat saja. Karena aku beberapa waktu ini sangat sibuk sampai tidak sempet buat wara wiri di internet.
2 minggu ayahku sakit, semoga dia baik2 saja. Aku bingung tidak sanggup untuk membantu mereka. Wah pengeluaranku sudah banyak sih. Itupun aku tidak bisa membeli baju baru.
Anakku 3 bulan lagi lahir. Huh rasanya tidak sabar menunggunya.
Semoga ayah cepet sembuh.
Budeku baru aja dari Kendal. Dia lama di Kendal dan baru pulang setelah nenekku uring2an maksa dia pulang. Di telpon bolak - balik.
Kerjanya cuman bongkar2 rumah. Mindah barang sana sini. Aduh dan biasanya si nenek minta diladeni layaknya anak kecil. Manja banget lho. Maklum nenek.
Suatu hari dia minta aku buat kopi. Aku kasih air di termos. Tapi dia protes soalnya dia minta yang panas habis dari kompor. Aduh, aku diem aja, abisnya aku waktu itu capek, udah gitu posisi hamil lagi, sangat2 tidak berdaya. Jangankan ngeladeni, pegang kompor enggak. Aku tiduran.
Suamiku kubelikan sate buat makan malam.
Diposting oleh
titin
di
17.26
0
komentar
Kamis, Juli 17, 2008
Kata Dokter
Yah, mungkin orang benar. Dokter cuma manusia meskipun dia dibayar untuk mempelajari suatu penyakit, tapi kemampuannya pun juga terkadang terbatas dan terkadang diagnosanya salah.
Aku sangat yakin kehamilanku ini baru memasuki 5 bulan, kata dokter aku sudah hamil 6 bulan, padahal kalau diperkirakan pasti salah. Lah wong Januari aku gak ngapa2 in kok bisa muncul bayi dalam perutku. Kata dokter dan susternya, jika aku haid terakhir Januari dan pebruari tidak haid lagi, jadi hitungannya 6 bulan, dan tentu saja dalam layar komputer waktu itu masih 20 minggu. Jadi otomatis bayiku beratnya kurang 3 minggu. Awalnya aku khawatir karena dokter bilang begitu, tapi setelah kupikir lagi, dan memperkirakan kehamilanku yang pertama dengan perhitunganku sendiri tepat saat anakku lahir, dan Januari aku jarang berhubungan, so mana mungkin aku hamil 6 bulan.
Aku jadi ragu ke dokter itu. Obat yang aku dapat meskipun harganya agak mahal tidak kuminum, karena obat itu pernah kuterima dari dokter di rumah sakit dan itu kalau dipakai berdasarkan info dari internet kalau terlalu berlebihan tidak bagus. Aku akhirnya membeli CDR untuk suplemen kalsiumku. Dan itu sudah terbukti banyak orang anaknya sehat lahir.
Yah karena aku terpaksa chek up di dokter itu gara2 dokter di RS yang sering untukku langganan tidak praktek.
Diposting oleh
titin
di
07.05
0
komentar
Indonesia makin kacau
Para golongan pejabat (Wakil Rakyat) berebut uang dengan jabatannya, sementara rakyat hidup miskin dan makin tertindas. Banyak yang tidak bisa makan gara2 harga - harga naik.
Diposting oleh
titin
di
07.03
0
komentar
Rabu, Juli 16, 2008
Ku tak tau esok. Kumohon Tuhan perlindunganMu
Diposting oleh
titin
di
07.14
0
komentar
Senin, Juli 07, 2008
Aku harus bagaimana
Sekarang aku judeg. Heran saja kenapa semuanya ini bisa terjadi. Aku tidak mau kayak gini. Belum pernah aku capek berpikir gara2 seseorang yang disisi pekerjaan menuntut aku harus bersikap tegas, tapi di luar sana dia baik. Sering bantu. Aku bingung memberi keputusan, bagiku keputusanku ini tidak pernah memihak siapa2. Bos juga enggak dia juga enggak. Tuhan menentukan mana yang benar dan tidak. Ya Alloh semoga semuanya berjalan seperti apa yang aku kehendaki. Tidak terjadi apa2. Aku sudah capek, wong ini toh bukan urusanku membuatku limbung sendiri. Aku kesal dengan keadaan seperti ini. Kenapa yo yo kamu kok nekat sampai segitunya, padahal masih ada jalan lain yang bisa ditempuh selain gak bikin temen2mu yang lain kelabakan gara2 kamu. Disisi lain memang semua itu buat kamu tidak melibatkan temen2mu bukan. Tapi tanpa kamu sadari kita ikut kena getahnya. Suruh nyari kamu, suruh nguber2 kamu.Seberat apapun kesalahan itu semoga ini pelajaran buat kamu agar tidak mengulang lagi.
Diposting oleh
titin
di
07.07
0
komentar
Jumat, Juli 04, 2008
Skedul
Hari ini aku akan pergi kesuatu tempat menyelesaikan persoalan ttg PDAM. Aku berharap semuanya berjalan lancar. Ya Alloh mohon perlindunganMu.
Diposting oleh
titin
di
06.59
0
komentar
Rabu, Juli 02, 2008
KENAPA YA
Wah, aku terlalu sibuk untuk bercerita. Baru kali ini aku menyempatkan diri untuk bercerita. Tapi cerita apa ya.
Aku tidak mengerti tentang banyak hal. Temenku di kantor sampai aku tidak percaya melakukan korupsi dan entahlah aku tidak tahu apa selanjutnya. Yang jelas dia tidak mau ketemu dengan siapa pun sekarang.
Sementara orang yang dari pilipina itu tidak mau tanggungjawab tentang sewa rumahnya. Dia tidak mau mengurusi sendiri PDAMnya yang disewakan untuk dia. Padahal itu tidak termasuk dari urusan sekolah. Jadi di cabut meterannya akibatnya waduh gak tau deh,.
Diposting oleh
titin
di
07.27
0
komentar






