Kamis, Maret 27, 2008

MEMORI TINGGAL DI TEMPAT KOS TAHUN 2003 DI JALAN SUPRAPTO TEGAL

Seperti biasa aku bangun jam 3.30 pagi. Maklum harus ngantri mandi dan aku tidak mau itu, jadi lebih baik mandi jauh lebih pagi daripada yang lain daripada harus pusing menunggu antrian.
Aku baru saja pindah kos dari Jalan Banyar ke Jalan Suprapto. Meskipun jauh lebih kecil tapi jauh lebih nyaman dan menyenangkan. Bayangkan saja, kos di lantai dua, sedangkan tiap hari bisa melihat pemandangan di lantai 3 serta gedung hotel disamping rumah yang menjulang tinggi. Hotel itu cukup besar untuk ukuran kota Tegal, makanya mereka mengklasifikasikan sendiri menjadi hotel internasional. Sebenarnya masih banyak hotel - hotel lain di kota Tegal seperti hotel Bahari dan Hotel Pantai Alam Indah, tapi hotel ini jauh lebih besar, mungkin sama dengan hotel Grand Candi Semarang.
Pagi itu aku bermaksud untuk solat malam. Aku meniti tangga yang menghubungkan antara lantai dua dengan lantai dasar atau lantai 1. Tiba - tiba aku merasakan kakiku sangat lengket. Selembar kertas dengan lem perekat menempel dengan enaknya tepat ditelapak kakiku dan gak mau lepas. Aduh gimana nih, batinku. Akhirnya kucoba untuk membersihkannya. Ternyata bisa meskipun masih ada yang menempel di kakiku. Karena aku mau turun hendak mandi, aku kemudian bergegas ke kamar mandi dan sekalian membersihkan kakiku yang masih agak lengket. Walhasil, tapak - tapak kakiku di anak tangga berikutnya meninggalkan jejak lem lengket.
He..he..., apa yang terjadi esok hari. Semua orang heboh khususnya penghuni atas yang rata - rata anak kos gara - gara kena lem lengket yang masih menempel di tiap anak tangga.
Ibu kos cuma tersenyum geli karena pagi itu dia tidak mendapatkan tikus kecil yang sering berkeliaran di loteng tapi tikus-tikus besar yang berambut hitam penghuni lantai 2.

1 komentar:

stey mengatakan...

pengen kost lagi ihhh..